.

Advan S5J+, Ponsel Super Tipis Serba Bisa


 (goro/detikINET)
Jakarta - Sebagai penerus dari S5J, Advan merilis S5J+, sebuah ponsel Android yang digadang-gadang ketipisannya. Bezel-nya pun terbilang tipis sehingga diklaim membuat ponsel ini lebih mudah digenggam.

Jika menilik data teknisnya, S5J+ mempunyai ketebalan 7 mm. Terbilang sangat tipis untuk ponsel dengan harga Rp 1 jutaan. Ya, ponsel ini dilepas oleh Advan dengan harga Rp 1,4 juta.

Rentang harga ini yang membuat Advan pede bersaing dengan vendor-vendor lain, baik dalam maupun luar negeri.

"Bahkan dibanding Oppo, vendor China yang terbilang agresif di Indonesia, harga yang kami tawarkan masih lebih murah. Jadi calon pembeli tak perlu menabung berbulan-bulan untuk membeli ponsel kami," ujar Yakobus, Product Manager Advan kepada detikINET saat meluncurkan ponsel ini di Jakarta, Kamis (5/3/2015).

Diklaim Advance, harga murah tak membuat spesifikasi ponsel ini menjadi seadanya. Dari segi kamera, kamera belakang dan depan masing-masing beresolusi 8 dan 2 megapixel. Ada sejumlah fitur yang dibenamkan Advan di kedua kamera ini.

Antara lain teknologi HDR, voice camera dan smile detection. Selain itu, foto yang diambil bisa ditampilkan ke smart TV melalui fitur wireless display.

Dapur pacu S5J+ ditenagai oleh prosesor Mediatek quad core 1,3 GHz, RAM 1GB dan storage internal 8 GB. Baterainya yang berkapasitas 1.700 mAh diklaim bisa bertahan selama seharian. Sayang OS-nya masih menggunakan Android 4.4 KitKat, bukan Lollipop.

Sebagai tambahan, fitur yang sudah ada di ponsel generasi sebelumnya seperti Letter Gesture dan Draw The Screen, tetap dihadirkan di S5J+.

Sumber : Inet.detik.com




Written by: Adam Marchel
Digital Life Style, Updated at: 5:11:00 PM

Bocoran Smartphone Baru BlackBerry Leap Muncul di Internet

BlackBerry terus berupaya untuk kembali memperoleh era kejayaannya. Setelah cukup sukses dengan smartphone BlackBerry Passport dan Classic, perusahaan asal Kanada itu nampaknya tengah menyiapkan produk ponsel lainnya. Dan bocoran mengenai keberadaan smartphone baru bernama BlackBerry Leap pun kini muncul di internet.
Berbeda dengan BlackBerry Passport ataupun Classic, BB Leap ini hadir dengan desain mirip BlackBerry Z3, yakni menggunakan desian layar full touchscreen. Meski begitu, ponsel ini dikabarkan tidak menawarkan kualitas spesifikasi yang sangat canggih.

bb leap_1
bb leap_3
bb leap_2

Handphone ini dirumorkan mempunyai layar berukuran 5 inci dengan resolusi HD 1280 x 720 piksel. Selain itu, handphone ini dilengkapi dengan prosesor dual core Snapdragon MSM8960 berkecepatan 1,5GHz dan RAM 2GB. Di bagian belakang, terdapat kamera utama 8MP dan di depan ada kamera 2MP.

bb leap_4

Handphone ini pun disebutkan mempunyai ukuran yang tak terlalu tebal, yakni sebesar 9,5 milimeter. Tak lupa, ponsel dengan konektivivitas Penta Band LTE+4G ini bakal mempunyai memori internal berkapasitas 16GB plus tambahan slot microSD.

Sumber  : www.beritateknologi.com
Written by: Adam Marchel
Digital Life Style, Updated at: 11:26:00 PM

Web Berdesain Mobile Friendly akan lebih Mudah Tampil di Hasil Pencarian Google

Google baru saja mengumumkan perubahan besar terkait layanan search engine miliknya. Tercatat mulai tanggal 21 April 2015 mendatang, Google akan memberikan penilaian yang tinggi untuk sebuah situs yang mempunyai desain tampilan mobile friendly.
Pihak Google mengatakan kalau perubahan yang mereka lakukan tersebut bakal memberikan dampak yang signifikan di kalangan para pengguna perangkat mobile. Gogole pun menjanjikan kalau perubahan ini akan bisa memberikan keuntungan, karena akan dapat menampilkan hasil pencarian yang berkaulitas bagi para pengguna perangkat mobile.

google domain

Google pun memberikan tips bagi para pemilik situs untuk bisa melakukan perbaikan agar memiliki penampilan yang ramah terhadap para pengguna perangkat mobile. Sebagai tambahan, mereka juga memberikan akses untuk pengujian tampilan situs di perangkat mobile melalui Mobile-Friendly Test.
Di waktu yang sama, Google pun mengatakan kalau mulai saat ini mereka akan menggunakan informasi dari aplikasi terindeks sebagai faktor penilaian, terutama untuk pengguna yang telah sign-in dalam aplikasi tersebut. Dengan begitu, Google mengatakan konten yang dari aplikasi terindeks bakal lebih mudah muncul di halaman pencarian.

Sumber  : www.beritateknologi.com

Written by: Adam Marchel
Digital Life Style, Updated at: 11:22:00 PM
experience-adam.net. Powered by Blogger.
Back to top